Hmm, aku suka menulis. Menulis hal-hal yang aku suka dan yang tidak disuka. Menulis pesan singkat kepadamu hehehe
Sebenernya banyak hal yang ingin aku tulis. Karna aku terlalu sering
memikirkan sesuatu hal sampai detail, ketika ingin menuangkannya ke
dalam sebuah tulisan, terganggu oleh beberapa hal. Kemudian aku lupa.
Kemudian aku malas. Hahaha itulah penyakit paling mematikan “malas”.
Hasrat untuk menulis memuncak ketika aku berada di jalan, di dalam bis. Karna banyak kejadian-kejadian yang tidak kita duga. Tetapi aku terlalu malas untuk mengeluarkan ponsel dan mulai menulis. Karna situasi dan kondisinya tidak nyaman. Banyak pengamen yang turun naik, pedagang asongan yang berseliweran, belum lagi orang yang duduk disebelah yang selalu kepo melihat ke layar ponsel. Setelah bis jalan, pedagang dan pengamen turun, dan orang disebelah tidur, lagi-lagi aku pun malas untuk menulis karna sudah nyaman dan ikut mengantuk seperti orang disebelahku. Setelah sampai rumah, aku sudah kehilangan mood untuk menulis, karna lelah setelah perjalanan panjang.
Aku suka membaca novel fiksi, cerpen, dan tulisan-tulisan ringan lainnya. Tetapi aku tidak bisa menulis fiksi. Aku tidak bisa mengarang cerita yang tidak nyata. Ada beberapa cerita fiksi yang terinspirasi dari cerita nyata, aku sudah mencoba menulis beberapa kisah temanku untuk dijadikan cerita fiksi. Tetapi tetap saja tidak bisa, entah kenapa.
Aku lebih suka menulis yang fakta saja, tetapi dengan bahasa sastra. Sewaktu kuliah ada mata kuliah Jurnalistik Sastra, awalnya aku tidak begitu tertarik, tetapi setelah benar-benar memahami, aku sangat tertarik. Pada saat Ujian Tengah Semester (UTS), kami disuruh menceritakan keadaan yang sedang berlangsung pada saat itu juga. Aku sangat senang mengerjakan ujian tersebut. Dan pada saat Ujian Akhir Semester (UAS), kami disuruh buat tulisan berdasarkan kisah nyata seseorang, tentunya yang ada nilai beritanya ya. Awalnya aku kebingungan karna belum tau mau menceritakan tentang apa dan siapa, padahal waktu mengumpulkan kerangka tulisannya sudah mepet. Oh iya, entah kenapa aku juga tidak bisa menulis kerangka tulisan, menurutku itu sulit sekali hahaha. Seluruh teman-temanku sudah mengumpulkan kerangka tulisan, hanya aku saja yang belum. Sampai aku meminta izin khusus kepada sang dosen karna terlambat mengumpulkan kerangka karna aku kesulitan membuatnya. Beliau baik sekali memberikan kelonggaran sedikit kepadaku.
Hari terakhir mengumpulkan tulisan, aku belum juga menulis sama sekali. Padahal aku sudah mewawancarai nara sumber. Hari itu paling lambat mengumpulkan pukul 24.00 wib, sementara aku sudah duduk 2 jam di depan laptop dari jam 19.00 wib, tetapi belum menulis satu kata pun. Setelah membaca tulisan seseorang tiba-tiba aku menjadi bersemangat, lalu aku mulai menulis. 2 jam 15 menit tulisanku rampung, tinggal memilih judulnya yang membuatku bingung lagi hehehe… setelah selesai memberi judul, langsung aku kirimkan email kepada dosenku dan mempostingnya ke blog yang dibuat khusus untuk semua tugas mata kuliah Jurnalistik Sastra.
Aku sangat senang dengan hasil tulisanku tersebut. Aku mendapat nilai A :)
Dan tulisanku sempat diposting oleh situs online besar yang aku lupa namanya (maaf).
Setelah aku lulus, juniorku dikampus sempat mengirimkan bbm. Memberi tau kalau mereka membaca tulisanku, dan mereka memuji tulisanku bagus hehehe (makasih ya Jesi dan Anggi ‘Bubul’). Jesi sempat bilang bahwa dosen Jurnalistik Sastra (Pak Iwan Sams) di kelas memuji tulisanku hehehe duh jadi malu nih #^^#. Beliau bilang kalau aku bisa jadi penulis hebat. Terima kasih ya pak hehehe… Tetapi mungkin aku terlalu malas untuk memulai hehehehehehe yaaa begitulah aku… Kadang mood aku lagi bagus aku nulis. Kaya sekarang ini, padahal isi tulisan ini udah aku pikirkan dari lama. Karna satu dan banyak hal baru bisa menulis sekarang deh hehehe
Segitu dulu aja deh tulisan ini. Karna tadi tiba-tiba adikku yang nomer 2 cerita tentang masalah percintaanya dan temannya juga, konsentrasiku jadi buyar seketika. Yaaa seperti inilah yang kadang terjadi dan bikin ga mood lagi untuk menulis. Tulisanku ga bagus-bagus amat, ga terlalu enak juga untuk dibaca, jadi kalo ada mau baca ya alhamdulillah hehehe :)
20 Agustus 2014
Hasrat untuk menulis memuncak ketika aku berada di jalan, di dalam bis. Karna banyak kejadian-kejadian yang tidak kita duga. Tetapi aku terlalu malas untuk mengeluarkan ponsel dan mulai menulis. Karna situasi dan kondisinya tidak nyaman. Banyak pengamen yang turun naik, pedagang asongan yang berseliweran, belum lagi orang yang duduk disebelah yang selalu kepo melihat ke layar ponsel. Setelah bis jalan, pedagang dan pengamen turun, dan orang disebelah tidur, lagi-lagi aku pun malas untuk menulis karna sudah nyaman dan ikut mengantuk seperti orang disebelahku. Setelah sampai rumah, aku sudah kehilangan mood untuk menulis, karna lelah setelah perjalanan panjang.
Aku suka membaca novel fiksi, cerpen, dan tulisan-tulisan ringan lainnya. Tetapi aku tidak bisa menulis fiksi. Aku tidak bisa mengarang cerita yang tidak nyata. Ada beberapa cerita fiksi yang terinspirasi dari cerita nyata, aku sudah mencoba menulis beberapa kisah temanku untuk dijadikan cerita fiksi. Tetapi tetap saja tidak bisa, entah kenapa.
Aku lebih suka menulis yang fakta saja, tetapi dengan bahasa sastra. Sewaktu kuliah ada mata kuliah Jurnalistik Sastra, awalnya aku tidak begitu tertarik, tetapi setelah benar-benar memahami, aku sangat tertarik. Pada saat Ujian Tengah Semester (UTS), kami disuruh menceritakan keadaan yang sedang berlangsung pada saat itu juga. Aku sangat senang mengerjakan ujian tersebut. Dan pada saat Ujian Akhir Semester (UAS), kami disuruh buat tulisan berdasarkan kisah nyata seseorang, tentunya yang ada nilai beritanya ya. Awalnya aku kebingungan karna belum tau mau menceritakan tentang apa dan siapa, padahal waktu mengumpulkan kerangka tulisannya sudah mepet. Oh iya, entah kenapa aku juga tidak bisa menulis kerangka tulisan, menurutku itu sulit sekali hahaha. Seluruh teman-temanku sudah mengumpulkan kerangka tulisan, hanya aku saja yang belum. Sampai aku meminta izin khusus kepada sang dosen karna terlambat mengumpulkan kerangka karna aku kesulitan membuatnya. Beliau baik sekali memberikan kelonggaran sedikit kepadaku.
Hari terakhir mengumpulkan tulisan, aku belum juga menulis sama sekali. Padahal aku sudah mewawancarai nara sumber. Hari itu paling lambat mengumpulkan pukul 24.00 wib, sementara aku sudah duduk 2 jam di depan laptop dari jam 19.00 wib, tetapi belum menulis satu kata pun. Setelah membaca tulisan seseorang tiba-tiba aku menjadi bersemangat, lalu aku mulai menulis. 2 jam 15 menit tulisanku rampung, tinggal memilih judulnya yang membuatku bingung lagi hehehe… setelah selesai memberi judul, langsung aku kirimkan email kepada dosenku dan mempostingnya ke blog yang dibuat khusus untuk semua tugas mata kuliah Jurnalistik Sastra.
Aku sangat senang dengan hasil tulisanku tersebut. Aku mendapat nilai A :)
Dan tulisanku sempat diposting oleh situs online besar yang aku lupa namanya (maaf).
Setelah aku lulus, juniorku dikampus sempat mengirimkan bbm. Memberi tau kalau mereka membaca tulisanku, dan mereka memuji tulisanku bagus hehehe (makasih ya Jesi dan Anggi ‘Bubul’). Jesi sempat bilang bahwa dosen Jurnalistik Sastra (Pak Iwan Sams) di kelas memuji tulisanku hehehe duh jadi malu nih #^^#. Beliau bilang kalau aku bisa jadi penulis hebat. Terima kasih ya pak hehehe… Tetapi mungkin aku terlalu malas untuk memulai hehehehehehe yaaa begitulah aku… Kadang mood aku lagi bagus aku nulis. Kaya sekarang ini, padahal isi tulisan ini udah aku pikirkan dari lama. Karna satu dan banyak hal baru bisa menulis sekarang deh hehehe
Segitu dulu aja deh tulisan ini. Karna tadi tiba-tiba adikku yang nomer 2 cerita tentang masalah percintaanya dan temannya juga, konsentrasiku jadi buyar seketika. Yaaa seperti inilah yang kadang terjadi dan bikin ga mood lagi untuk menulis. Tulisanku ga bagus-bagus amat, ga terlalu enak juga untuk dibaca, jadi kalo ada mau baca ya alhamdulillah hehehe :)
20 Agustus 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar